IMG-20200201-WA0047[441]

Nah, kali ini kita akan membahas versi hardcore dari tentengan wajib warga jaman now, terutama bagi para penggemar kegiatan outdoor ataupun pekerja kemanusiaan di lingkungan yang tidak ideal. Bukan kamera G*P*o dan tripodnya teman-teman (yang sambil dadah-dadah n tereak-tereak ‘Hai GAES!!’ 😊), tapi water filter portable, dengan berbagai macam bentuk dan metode penyaringannya.

Sebelum kita mulai, ada baiknya kita mulai menjelaskan alasan dan dasar-dasar logis penggunaan peralatan ini, mengingat harganya yang lumayan mahal dan pastinya memakan tempat pada saat teman-teman memasukkannya menjadi bagian dari Bug out Bag teman-teman.

Dasar penggunaan peralatan ini dikarenakan semenjak dulu air adalah salah satu kebutuhan pokok manusia (dan belum tergantikan oleh kebutuhan kuota internet, pastinya.. hehehehehe). Tubuh manusia mengandung 60% – 70% air dan menurut Piramida Maslow, manusia hanya dapat bertahan 3 hari tanpa air. Oleh karena itu, ketersediaan air bersih, terutama untuk minum menjadi salah satu keharusan dalam hidup manusia. Namun tidak selamanya kondisi tersebut ideal, dikarenakan satu dan lain hal, adanya ancaman kesehatan akibat konsumsi air telah terkontaminasi menjadi salah satu alasan water filter portable menjadi bagian penting dari peralatan untuk survival maupun kegiatan alam bebas.

IMG-20200202-WA0000[443]

Bahaya mengkonsumsi air mentah yang telah terkontaminasi adalah jelas, dan mungkin teman-teman amat sangat familiar istilah water borne disease, namun selain itu ada juga istilah-istilah yang berhubungan dengan penularan penyakit melalui atau dengan air (saya akan menjelaskan secara garis besar dan dengan Bahasa yang mudah dipahami, karena ini bukan jurnal kedokteran, sodara-sodara.. 😊):

  1. Water Borne Disease

Merupakan penyakit yang ditularkan ke manusia akibat adanya kontaminasi baik berupa mikroorganisme ataupun zat kimia beracun pada air. Biasanya penyakit ini ditimbulkan oleh bakteri, protozoa dan cacing. Untuk penyakit dengan penyebab bakteri dan protozoa, salah satu gejala yang paling umum adalah diare, yang bilamana tidak ditangani dengan benar akan mengakibatkan dehidrasi atau kekurangan cairan parah, yang akan menimbulkan kerusakan system organ karena ketidakseimbangan asam-basa tubuh dan dapat berujung pada kematian. WHO memperkirakan bahwa water borne disease merupakan 4,1%  dari total penyebab kematian atau sekitar 1,8 juta jiwa pertahunnya, umunya diderita oleh anak-anak dan sering terjadi di daerah-daerah yang memliki sanitasi buruk. Penyakit yang sering dikategorikan sebagai water borne disease adalah kolera, kriptosporidiosis dan tipus.

  1. Water Based Disease

Adalah penyakit yang ditularkan oleh bibit penyakit yang sebagian besar siklus hidupnya di air seperti schistosomiasis (note: memang susah menyebutkannya, jangan khawatir 😊). Schistosomiasis (bilharziasis) adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing pipih (cacing pita). Ini seringkali menyebabkan ruam, demam, panas-dingin, dan nyeri otot dan kadangkala menyebabkan nyeri perut dan diare atau nyeri berkemih dan pendarahan.

  1. Water Washed Disease

Adalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya air untuk pemeliharaan higienis perseorangan dan air bagi kebersihan alat-alat terutama alat-alat dapur dan alat makan. Penyebab dan penyebarannya juga beragam, dari Infeksi melalui alat pencernaan, Infeksi melalui kulit dan mata ataupun penyakit yang di bawa oleh binatang pengerat. Salah satu contoh penyakitnya adalah kriptosporidiosis dan askariasis atau penyakit yang disebabkan oleh cacing gelang.

  1. Water – Related Vector – Borne Disease

Adalah penyakit yang ditularkan melalui vektor penyakit yang sebagian atau seluruhnya perindukan hidupnya tergantung pada air misalnya malaria, demam berdarah, filariasis, yellow fever, dan sebagainya.

Mengingat bahaya yang telah di jabarkan diatas, berbagai cara dilakukan oleh manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan akan air bersih baik melalui proses kimiawi maupun biologis. Secara garis besar, ada 2 cara untuk memperoleh air bersih yaitu Water Treatment (Pengolahan Air) dan Water Purification (Penjernihan Air). Adapun perbedaaan paling mendasar dari keduanya, dimana :

Water Treatment adalah satu proses pengolahan air sehingga mencapai persyaratan yang diinginkan, seperti misalnya proses penyaringan dan flokulasi (pengolahan limbah cair untuk menghilangkan partikel-partikel yang terdapat didalamnya) dari air sungai untuk kebutuhan industri,

Sedangkan Water Purifier sendiri adalah proses yang mensyaratkan penghapusan bakteri patogen dan bahan kimia beracun untuk dapat memenuhi spesifikasi air minum.

Water purifier sendiri bisa menjadi bagian dari water treatment selama persyaratan yang dibutuhkan terpenuhi.

Lebih dalam lagi, kita akan membahas mengenai proses water purifier atau penjernihan air, sesuai dengan topik tulisan ini sendiri, dimana secara umum, ada 6 macam proses penjernihan air, hingga dapat digunakan sebagai air minum:

  1. Memasak air

Memasak air merupakan metode paling murah dan mudah dari keseluruhan proses yang ada, namun permasalahannya adalah sumber air yang digunakan untuk memasak karena mikroba patogen tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Dalam metode ini, air bersih harus dididihkan dan didiamkan selama 1-3 menit. Untuk orang yang tinggal di daerah dataran tinggi, disarankan untuk merebus air Anda lebih lama dari air yang direbus di ketinggian lebih rendah. Ini karena air mendidih pada suhu lebih rendah di ketinggian yang lebih tinggi. Air rebusan harus ditutup dan dibiarkan dingin sebelum diminum. Untuk air yang diambil dari sumur, biarkan senyawa mengendap sdan kemudian disaring sebelum digunakan.

  1. Filtrasi

Filtrasi adalah salah satu cara efektif untuk menjernihkan air dan ketika menggunakan filter multimedia yang tepat sehingga efektif dalam membersihkan air dari senyawa berbahaya. Metode ini menggunakan proses kimia dan fisik untuk menjernihkan air dan membuatnya aman untuk dikonsumsi manusia. Filtrasi menghilangkan senyawa besar dan kecil, kontaminan berbahaya yang menyebabkan penyakit dengan proses penyaringan sederhana dan cepat. Karena penyaringan tidak menghabiskan semua garam mineral, air yang telah disaring dianggap lebih sehat dibandingkan dengan air yang dijernihkan menggunakan metode lain. Ini adalah salah satu metode penjernihan air yang efektif yang memanfaatkan proses penyerapan bahan kimia yang secara efektif menghilangkan senyawa yang tidak diinginkan dari air.

Dibandingkan dengan reverse osmosis (proses pengolahan air yang menghilangkan kontaminan dari air dengan menggunakan tekanan untuk memaksa molekul air melalui membran semipermeable. Selama proses ini, kontaminan disaring dan disiram, meninggalkan air minum yang bersih), filtrasi dianggap efektif ketika mengeliminasi secara selektif senyawa molekul yang jauh lebih kecil seperti klorin dan pestisida. Faktor lain yang membuat penyaringan lebih murah adalah tidak memerlukan banyak energi yang diperlukan dalam penyulingan dibandingan dengan proses reverse osmosis. Ini adalah metode ekonomis pemurnian air karena sedikit air yang hilang selama proses berlangsung. Tetapi harap diingat bahwa peralatan filtrasi portable yang di jual dipasaran saat ini kebanyakan hanya mampu menyaring mikroorganisme seperti protozoa ataupun bakteri, tetapi tidak mampu untuk menyaring virus, kecuali yang memiliki penyaringan hingga 0.1 mikron.

  1. Destilasi

Distilasi adalah metode pemurnian air yang memanfaatkan panas untuk mengumpulkan air murni dalam bentuk uap. Metode ini efektif mengingat bahwa air memiliki titik didih lebih rendah daripada kontaminan dan elemen penyebab penyakit lainnya yang ditemukan dalam air. Air menjadi sumber panas sampai mencapai titik didihnya untuk kemudian dibiarkan pada titik didih sampai menguap. Uap ini kemudian diarahkan ke kondensor agar dingin. Saat didinginkan, uap dibalik menjadi air cair yang bersih dan aman untuk diminum. Zat lain yang memiliki titik didih lebih tinggi dibiarkan sebagai sedimen dalam wadah.

Metode ini efektif dalam menghilangkan bakteri, kuman, garam, dan logam berat lainnya seperti timbal, merkuri, dan arsenik. Penyulingan sangat ideal untuk orang-orang yang memiliki akses ke air baku yang tidak diolah. Metode ini juga memiliki kekurangan dimana proses pemurnian air yang lambat. Selain itu, membutuhkan sumber panas agar purifikasi dapat berfungsi. Meskipun sumber energi murah sedang dikembangkan, penyulingan tetap merupakan proses pemurnian air yang mahal. Ini hanya ideal (efektif dan paling murah) ketika memurnikan air dalam jumlah kecil (Tidak ideal untuk pemurnian skala besar, komersial atau industri).

  1. Klorinasi

Klorin adalah bahan kimia keras yang telah digunakan selama bertahun-tahun untuk mengolah air untuk konsumsi rumah. Klorin adalah metode pemurnian air yang efektif yang membunuh kuman, parasit, dan organisme penyebab penyakit lainnya yang ditemukan di tanah atau air ledeng. Air dapat dimurnikan menggunakan tablet klorin atau cairan klorin. Sebagai produk pemurnian air alternatif, klorin murah dan efektif. Namun, harus berhati-hati saat menggunakan cairan klorin atau tablet untuk mengolah air minum. Misalnya, orang yang menderita masalah tiroid harus berkonsultasi dengan praktisi medis sebelum menggunakan produk ini. Saat menggunakan tablet klorin, penting untuk mengaplikasikannya dalam air panas, karena larut dalam air yang berada pada 21 derajat Celcius atau lebih tinggi. Tablet klorin membunuh semua bakteri sehingga air bersih dan aman. Contoh paling terkenal bagi teman-teman pekerja kemanusiaan adalah tablet penjernih air keluaran Aquamira yang mengandung klorin dioksida, Katadyne Micropur maupun Aquatabs yang berbahan aktif bentuk klorin berbasis garam yang dikenal sebagai NaDCC (Sodium Troclosene)

  1. Iodine Solution

Ini adalah salah satu metode yang efektif dan lebih nyaman. Ini juga tersedia dalam berbagai bentuk baik cairan atupun kristal dan teman-teman akan menemukan satu yang sesuai dengan anggaran yang dimilki. Memiliki kemampuan untuk membunuh virus dan bakteri, bahan ini juga ringan dan mudah digunakan. Namun, dibutuhkan sekitar tiga puluh menit sebelum dapat diminum dan bebahaya untuk wanita hamil. Selain itu, kelemahannya adalah memiliki rasa yang mungkin tidak teman-teman sukai. Setelah memasukkan tablet ke dalam wadah air, kocok wadah dan pegang botol terbalik dan tutup sedikit agar yodium mengalir ke tipis melalui tutup botol. Salah satu contoh produknya adalah Potable Aqua yang berbahan dasar tetraglycine hydroperiodide

  1. Cahaya Ultraviolet

Membutuhkan alat sepeti senter namun memancarkan cahaya ultraviolet. Teman-teman cukup mengaduknya di dalam air selama beberapa menit dan bakteri sudah dapat dibunuh. Ini sangat mudah untuk dibawa dan sangat mudah digunakan. Namun, akan membutuhkan baterai untuk mengoperasikannya dan baterai bisa habis. Selain itu, partikel padat di dalam air tidak disaring.

PORTABLE WATER FILTER – FILTER AIR PORTABEL

Nah, sekarang kita memasuki bagian utama dari tulisan ini, mengenai filter air portabel  yang umumnya di bawa dan digunakan teman-teman pada saat beraktifitas di alam bebas maupun saat kondisi darurat. Namun, satu hal yang harus diingat, hampir semua filter air portabel yang dijual di pasaran, diperuntukkan untuk kegiatan alam bebas, bukan untuk penggunaan di wilayah yang mengalami wabah penyakit yang diakibatkan oleh virus yang dapat mengkontaminasi air seperti polio, hepatitis A, maupun ebola. Sebaiknya menggunakan metode berlapis bilamana teman-teman betugas di lokasi seperti ini, misalnya dengan tetap memasak air yang akan dimasukkan kedalam filter air portable dan diminum, melakukan proses penjernihan air secara kimiawi selain memfilter air. Bukan overkill sodara-sodara, tetapi lebih baik mencegah daripada mengobati.

Ada beberapa hal yang patut diperhatikan manakala teman-teman akan memilih filter air portabel yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan teman-teman:

  1. Kode pada filter air portabel

Seperti pada tulisan sebelumnya, adalah sangat penting untuk mengerti kode-kode yang dituliskan pada produk yang dijual, terutama bila hal ini menyangkut masalah kesehatan:

  • BPA Free Plastic

BPA mengacu pada senyawa Bisophenol A, yang merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mengeraskan wadah makanan dari plastik dan digunakan juga dalam kaleng logam untuk mencegah terjadinya korosi. BPA memiliki komponen aktif seperti hormon estrogen. Bahan tersebut jika larut dalam air sangat berbahaya, dapat menjadi akar penyakit kesehatan. Penyakit yang ditimbulkan yaitu jumlah sperma yang rendah, risiko obesitas, pubertas dini, bahkan kanker. Produsen di seluruh dunia telah beralih ke plastik bebas BPA (BPA Free) karena dianggap aman. Wadah plastik bebas BPA ternyata belum sepenuhnya aman, karena masih dilaporkan adanya gangguan kesehatan setelah menggunakan produk-produk ini.

  • NSF/ANSI 53

Filter disertifikasi untuk mengurangi kontaminan dengan efek kesehatan. Efek kesehatan ditetapkan dalam standar ini sebagaimana diatur oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) dan Health Canada. Standar ini  mencakup adsorpsi / filtrasi yang mana adalah proses yang terjadi ketika cairan, gas, atau zat terlarut / tersuspensi melekat pada permukaan, atau di dalam pori-pori, media adsorben. Filter karbon adalah contoh dari produk jenis ini.

  • NSF/ANSI 58

Filter ini disertifikasi menggunakan sistem reverse osmosis yang mana menggabungkan proses yang menggunakan tekanan balik untuk memaksa air melalui membran semi-permeable. Sebagian besar sistem reverse osmosis menggabungkan satu atau lebih filter tambahan di kedua sisi membran. Sistem ini mengurangi kontaminan yang diatur oleh Health Canada dan EPA.

  1. Ukuran pori pada filter yang digunakan

Saat ini beragam ukuran pori yang digunakan oleh produk-produk filter air portabel dengan kisaran 1 hingga 0.1 micron. Yang terbaik adalah menggunakan filter dengan ukuran pori-pori sebesar 0.1 micron, karena dapat menyaring hampir semua mikro organisme yang dapat membahayakan kesehatan.

  1. Berat dan volume filter air portabel

Saya rasa ini merupakan suatu keharusan, karena amat sangat tidak efektif membawa filter air portabel yang terlalu besar dan berat. Hal ini misalnya dapat menjadi pertimbangan, ketika memilih antara voleme air yang dihasilkan dengan kebutuhan, tidak perlu rasanya membawa filter air yang mampu menghasilkan puluhan gallon permenit, sedangkan ini untuk keperluan pribadi saja.

  1. Kecepatan filtrasi

Setiap filter air portabel menghilangkan kontaminan dari air pada tingkat tertentu. Beberapa produk menghasilkan beberapa ons air bersih setiap menit, sedangkan yang lain dapat menghasilkan hampir 20 ons air dalam jangka waktu yang sama. Menggunakan produk yang mampu menyaring air dengan cepat bisa menjadi keuntungan jika teman-teman berencana bepergian atau berkemah dengan sekelompok besar orang (kembali lagi, mengacu pada poin 3). Jadi, pilihlah yang menghasilkan air bersih dengan laju aliran yang memadai karena cukup penting untuk memuaskan dahaga teman-teman dengan cepat dan efektif.

  1. Umur dari alat penyaring

Setiap alat penyaring memiliki umur yang terbatas dan datang dalam berbagai ukuran. Beberapa model mungkin bertahan selama beberapa minggu, sementara yang lain dapat digunakan dengan hasil yang baik bahkan untuk beberapa bulan. Ini tentunya mempengaruhi efisiensi produk tersebut pada saat digunakan teman-teman dilapangan.

  1. Kemudahan dalam penggunaannya

Terlepas dari kenyataan bahwa filter air portabel kecil dan ringkas, tidak semua filter air portabel nyaman dan mudah digunakan. Beberapa model produk dilengkapi dengan instalasi terperinci dan instruksi pengarahan, dan teman-teman mungkin harus membawa pamflet petunjuk saat bepergian untuk memastikan teman-teman memasang filter air dengan benar ke mana pun teman-teman pergi. Di sisi lain, beberapa model sangat mudah digunakan, dan teman-teman hanya perlu mengambil air dan meminumnya, seolah-olah Anda menggunakan sedotan.

  1. Daya tahan

Pastikan produk yang dibeli memiliki ketahanan terhadap penggunaan yang sedikit ‘kasar’, terutama mengingat penggunaanya rata-rata adalah di alam bebas ataupun di kondisi ekstrim.

  1. Perawatan

Perawatan dan pembersihan adalah aspek lain yang sangat penting untuk diperhatikan saat membeli produk terbaik yang menghilangkan bahan kimia dan mikroorganisme. Filter membuat air lebih bersih dan lebih aman untuk diminum. Penggunaan terus menerus tanpa pembersihan menyebabkan penyumbatan kotoran dan kontaminan lainnya dapat secara negatif mempengaruhi efisiensi produk. Itulah mengapa sangat penting untuk mengetahui bagaimana proses membersihkan filter air portabel yang teman-teman beli dan seberapa sering harus dibersihkan dan seberapa sering kontainer diharapkan diganti sebelum membeli produk tertentu.

IMG-20200201-WA0048[442]

Adapun jenis-jenis filter air portable yang ditawarkan di pasaran:

  1. Filter dalam bentuk botol air

Filter botol adalah filter air portabel yang cukup populer karena memiliki keuntungan menjadi berguna bahkan ketika teman-teman tidak perlu menyaring air yang akan diminum. Selain karena mudah digunakan, filter botol juga dapat digunakan hanya sebagai botol ketika yakin bahwa sumber airnya aman dan sehat. Meskipun sebagian besar filter botol menggunakan filter fiber untuk mendekontaminasi air, namun beberapa model tertentu sebagai alternatif menggunakan filter karbon aktif blok padat.

Beberapa model bekerja seperti filter berbentuk sedotan yang tergantung pada daya isap teman-teman untuk menginduksi air yang terkontaminasi melalui filter. Filter botol juga merupakan filter air portabel yang menghilangkan bahan kimia.

Kelebihan:

  • Secara efektif mengurangi logam berat, arsenik, dan kontaminan berbahaya lainnya di dalam air.
  • Secara efektif memblokir bakteri dan virus dari air yang akan di minum.
  • Mineral bermanfaat tetap berada di dalam air

Kekurangan:

  • Garam terlarut seperti fluorida dan nitrat tidak berkurang
  • Tidak mengurangi cadmium

Salah satu contoh dari filter portabel tipe ini adalah Lifestraw Go, Grayl Ultralight Water Purifier,

IMG-20200202-WA0001[444]

  1. Filter berbentuk sedotan (Straw Filter)

Filter air sedotan adalah solusi penyaringan air portabel paling ringan yang tersedia di pasar. Sama seperti namanya, tidak seperti sedotan biasa, filter sedotan portabel ini biasanya terlihat seperti sedotan yang terlalu besar, tetapi mereka bekerja persis seperti sedotan biasa. Selain itu, sangat mudah digunakan, karena yang harus teman-teman lakukan adalah mendekat ke sumber air dan mengambil air di mulut menggunakan filter sedotan.

Tidak seperti sedotan biasa, filter ini membutuhkan daya sedot yang lebih kuat untuk membuatnya bekerja, tetapi proses penyaringannya relatif cukup mudah dan mudah. Filter umumnya terbuat dari membran serat berlubang selebar 0,2 mikron. Serat-serat ini tergabung dengan erat, sehingga air harus melewati banyak lapisan serat sebelum mencapai sedotan yang sebenarnya. Seratnya juga sangat keropos namun kecil. Ini juga merupakan filter air portabel yang andal yang menghilangkan bahan kimia.

Kelebihan:

  • Menghapus semua sedimen dan puing secara efisien
  • Menghilangkan partikel yang menyebabkan air terasa dan berbau tidak enak.
  • Menghilangkan bakteri, virus, protozoa, parasit secara efisien

Kekurangan:

  • Lubang-lubang di membran gampang tersumbat oleh material kecil seperti kerikil, sedimen, dan bakteri seiring waktu, jadi tidak terlalu tahan lama.
  • Tidak terlalu efisien untuk menghilangkan kontaminan terlarut seperti klorin, logam berat, dan obat-obatan

Salah satu contoh dari filter portabel tipe ini adalah Lifestraw

  1. Filter berbentuk pompa

Meskipun tidak terlalu kecil seperti filter sedotan dan botol, tetapi saringan pompa masih cukup kecil untuk hanya memakan sedikit ruang di ransel teman-teman. Dengan metode filter pompa, saluran timah kecil dihubungkan dari filter ke sumber air dan lainnya dari filter ke penerima sedangkan air diambil menggunakan pompa tangan kecil. Beberapa produsen menggunakan filter serat, sementara yang lain menggunakan filter keramik saat menggabungkan teknik filtrasi dengan filter karbon aktif. Filter pompa ini berpori dan memiliki ukuran mikron 0,5-1. Namun, karena ukuran mikron, beberapa bakteri dan virus dapat melewati filter dan karena alasan ini, beberapa produsen menggabungkannya dengan metode karbon aktif. Nah, ini adalah filter air portabel andal yang menghilangkan bahan kimia.

Kelebihan:

  • Rasa dan bau air terjaga seperti alami.
  • Biasanya, filter karbon aktif harus diganti hanya setahun sekali
  • Mineral bermanfaat dalam air tidak hilang.

Kekurangan:

  • Filter itu sendiri dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri yang terperangkap jika tidak dirawat dan diganti pada saatnya
  • Pori-pori di butiran karbon besar, dan mereka tidak akan menghentikan beberapa spesies bakteri.

Salah satu contoh dari filter portabel tipe ini adalah Katadyn Pocket Water Filter, Survivor Filter Pro.

  1. Filter gravitasi (Gravity Filter)

Filter gravitasi sangat ideal untuk kondisi darurat karena tidak memerlukan pasokan air yang konstan untuk berfungsi. Ini juga sangat bermanfaat bagi para pelancong yang bepergian ke daerah-daerah terpencil di mana air bersih sulit ditemui. Untuk filter gravitasi, ada beberapa opsi yang merupakan salah satu ulasan filter air portabel terbaik. Dalam jenis filter gravitasi ini, dua wadah ditempatkan di atas satu sama lain. Air dibuang ke wadah yang ditempatkan di atas yang lain dan tarikan gravitasi kemudian menyebabkan air melewati filter ke wadah di bawah ini. Di bagian bawah wadah di bawah ini ada keran yang kemudian terbuka untuk mengakses air yang disaring. Filter gravitasi menggunakan campuran keramik dan filter karbon aktif dan karena kombinasi ini, air yang disaring bebas dari kontaminan berbahaya dan aman untuk diminum.

Kelebihan:

  • Secara efisien menghilangkan bakteri, virus, protozoa, dan parasit dari air
  • Dapat menghilangkan beberapa herbisida, pestisida, dan kontaminan buatan lainnya yang dapat mempengaruhi air
  • Dapat menyaring klorin dari air
  • Cartridge filter dapat bertahan hingga satu tahun penggunaan

Kekurangan:

  • Berukuran lebih besar dari jenis filter air lainnya
  • Terdiri dari beberapa bagian, dan membutuhkan waktu untuk instalasi.
  • Wadah pertama dapat mencemari wadah kedua jika tidak disimpan dengan benar

Salah satu contoh dari filter portabel tipe ini adalah Clatterans, Lifestraw Flex.

  1. Filter ultraviolet

Meskipun filter UV tidak terlalu sering digunakan, namun ada beberapa filter air portabel UV yang baik dijual dipasaran. Model filter ini beroperasi dengan baterai, sehingga harganya lebih tinggi. Salah satu keuntungan menggunakan filter UV adalah filter ini relatif cukup efektif melawan bakteri dan parasit.

Kelebihan:

  • Menjaga aroma dan rasa air
  • Bekerja dengan cepat
  • Mineral yang bermanfaat tidak dihilangkan dari air
  • Efektif melawan bakteri, virus, protozoa, dan parasit

Kekurangan:

  • Membutuhkan baterai
  • Efektivitasnya berkurang karena airnya lebih kotor.
  • Sedimen dan puing-puing di dalam air dapat memengaruhi efek filter secara negatif
  • Tidak mampu menghilangkan logam berat atau bahan kimia seperti klorin

Salah satu contoh dari filter portabel tipe ini adalah Katadyn Adventurer Opti.

Berikut ini adalah sedkit tips dari teman saya, Putomo Sulistiyo (Thanks bro!): Untuk menjaga performa filter portabel agar tetap bekerja secara optimal maka kita harus menjaga kebersihan filter portabel dan menyimpan nya dengan benar.

Setiap filter portabel akan memiliki cara membersihkan yang mungkin berbeda beda antara merk satu dengan yang lain nya, pada umum nya cara yang dapat diaplikasikan untuk membersihkan filter portabel adalah:

  1. Rendam bagian inlet filter portabel di air bersih selama beberapa saat untuk mengeluarkan sedimen2 yang terakumulasi di inlet, dapat juga dibantu dengan sikat/kuas untuk kotoran yang tidak larut.
  2. Beberapa filter portabel mempunyai fitur backwash yaitu proses untuk membalik metode penyaringan untuk membersihkan nya, hal ini juga perlu dilakukan untuk menjaga filter portabel tetap prima dan memperpanjang masa pakai.
  3. Apabila diperlukan, dapat juga dilakukan pembersihan filter portabel dengan menggunakan cairan disinfektan Iodine 1% yang dilarutkan dengan air, jangan lupa untuk membilas nya dengan air bersih beberapa kali dan keringkan.
  4. Setelah langkah2 diatas, yang juga tidak kalah penting adalah cara penyimpanan filter portabel, usahakan untuk menyimpan filter portabel di tempat yang terkontrol kelembaban nya dan usahakan pula di tempat yang tertutup agar filter portabel tifak menyerap bau/ uap air yang tidak bersih. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan menyimpan filter portabel di dalam kontainer plastik rapat dan disimpan didalam kulkas. Kantong plastik dengan segel klip (zipper bag) juga bisa dipakai.

Demikianlah ulasan saya yang (tidak) singkat ini, semoga memberikan manfaat bagi teman-teman. Pada akhirnya, bagaimanapun, semua produk memiliki kelebihan dan kekurangan dan banyak metode tambahan untuk mencegah teman-teman mengalami masalah kesehatan pada saat mengkonsumsi air dengan kualitas yang kurang baik seperti vaksinasi dan lain sebagainya.

Bahan diambil dari berbagai sumber.

Yogi_Mahendra - QR Code

Yogi Mahendra

Comments
  1. […] Banyak sekali literatur yang menyatakan bahwa orang dewasa sebaiknya meminum 8 gelas sehari untuk memenuhi kebutuhan akan air, namun hal ini kembali lagi tergantung kepada aktifitas teman-teman dan kondisi dimana teman-teman berada. Hal ini mungkin akan meningkat bilamana teman-teman melakukan aktifitas berat di lokasi yang memiliki suhu tinggi terpapar matahari langsung. Yang terpenting adalah tetap menjaga jangan sampai tubuh mengalami dehidrasi. Salah satu tips yang dapat saya bagikan, hal paling mudah untuk mengetahui apakah tubuh teman-teman telah memperoleh asupan air cukup adalah dengan melihat warna air seni pada saat teman-teman berkemih. Semakin keruh warnanya (kuning tua atau bahkan coklat), berarti tubuh semakin kekurangan cairan dan membutuhkan penggantian atau rehidrasi secepatnya. Salah satu tantangan di lapangan adalah memperoleh air minum yang bersih dan aman, jadi selain mengkonsumsi air mineral dari perusahaan besar, menggunakan botol minuman yang mempunyai water filter juga dapan menjadi opsi. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai water filter dapat dilihat di tulisan saya sebelumnya (klik disini). […]

Leave a Reply to EDC – EVERY DISASTER CARRY? | edcindonesia Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s